Ada banyak macam ikan yang kita bisa konsumsi, biasanya di restoran seafood banyak orang yang memesan ikan gurame, bawal dan lainnya. Pada restoran jepang, ikan yang terkenal adalah tuna atau salmon di mana jenis ikan ini cocok sekali untuk dijadikan sushi ataupun sashimi. Bagaimana dengan makanan kaki lima yang biasanya tersaji di tenda-tenda pinggir jalan ? Ikan yang paling terkenal adalah ikan lele dengan hidangannya yang disebut pecel lele. Rasanya yang lezat membuat banyak orang mengkonsumsinya tidak hanya di tenda-tenda pinggir jalan tersebut saja, namun juga memasaknya di rumah.

Menurut akun facebook Info Kesehatan yang ter update pada tanggal 14 Februari 2020, sebaiknya jika menemukan lele yang ada bintik putih janganlah dikonsumsi. Bintik putih ini pertanda parasit, di mana jika dipecahkan akan ada cacing di dalamnya. Hal ini tentunya menjadi viral dan membuat banyak orang menjadi heboh. Per hari Minggu tanggal 16 Februari 2020 pukul 2 siang, unggahan sudah disukai oleh lebih dari 6.000 orang dan dibagikan lebih dari 28.000 kali. Apa hal ini merupakan fakta ?

Faktanya, hal ini dibenarkan oleh dokter hewan dari Lab Balai Uji Standar Karantina Ikan, BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan. Drh. M. Aji Purbayu menyampaikan pada tanggal 16 Februari 2020 bahwa bintik putih pada ikan lele bukan berarti ada cacing di dalamnya, walaupun memang benar ada parasit yang berjenis Crysta Parasit Protozoa. Bagaimana jika kita mendapatkan ikan lele dengan bintik putih tersebut ? Memang ada beberapa orang yang merasa jijik dan tidak nyaman untuk memakannya, namun Ia mengatakan bahwa ikan tersebut masih dapat dikonsumsi hanya jika diolah sampai benar-benar matang hingga parasit yang tidak bersifat zoonosis yaitu tidak menular ke manusia akan mati.

Bagaimana cara mengolah ikan lele dengan tepat ? Saat memasak ikan lele, cukup gunakan minyak goreng baru yang terbebas dari segala zat radikal bebas sehingga hindarilah penggunaan minyak goreng secara berulang yang sudah kotor. Selain itu, pastikan untuk mengkonsumsi ikan lele dengan mengkombinasikannya dengan makanan bergizi sehingga dapat menjadi bekal kesehatan bagi tubuh.

Walaupun tidak berbahaya, pastikan untuk tidak mengkonsumsi ikan lele secara terlalu berlebihan untuk menghindari munculnya kelenjar tiroid. Lele yang terkenal sebagai binatang pemakan semua hal yang ada disekitarnya dapat mengandung bakteri aktif yang sebenarnya merupakan proses peternakan yang tidak cocok untuk kesehatan manusia.