Fun Fact : Babi Tanah

//Fun Fact : Babi Tanah

Fun Fact : Babi Tanah

Sambutan tahun baru China sudah marak di mana-mana. Menurut kalender China, imlek tahun ini merupakan tahun Babi Tanah dalam shio China, yang dikenal sebagai lambang optimisme dan kecintaan menikmati kehidupan. Secara taksonomi, Babi Tanah berbeda dengan babi.

Babi tanah punya nama ilmiah Orycteropus afer. Hewan ini sejatinya merupakan beruang semut (ant bear). Spesies ini cuma bisa dijumpai di Benua Afrika saja.

Yudis Atmi Laras dalam jurnal di Biodiversity Warriors menuliskan, Babi Tanah cuma punya satu spesies saja. Ukuran Babi Tanah medium, dengan tipe hewan yang menggali liang dan lubang dalam tanah.

Di Afrika sana, mamalia beruang semut ini dalam bahasa lokal disebut aardvark yang artinya earthpig atau Babi Tanah. Penyebutan ini berkaitan dengan bentuk beruang semut ini yang mirip babi dan suka menggali tanah.

John Farndon dalam bukunya The Little Animal Encylopedia dan diterjemahkan menjadi Ensiklopedia Mini Hewan menuliskan, nama Babi Tanah diberikan oleh orang Belanda, yang tinggal di Afrika.

Bentuk Babi Tanah ini mirip dengan babi, namun ada bedanya. Telinga Babi Tanah lebih lebar dan besar dan moncongnya lebih panjang dibanding babi.

Hewan ini termasuk nokturnal atau hewan yang berburu pada malam hari. Saat siang hari, Babi Tanah memanfaatkannya untuk tidur di liang sarangnya. Nah, ada beberapa karakteristik unik dari Babi Tanah ini. Berikut, fakta-fakta unik Babi Tanah:

Pemakan rayap dan semut

Babi Tanah, merupakan binatang pemakan rayap dan semut yang cuma bisa dilihat di Afrika. Pendengaran Babi Tanah ini sangat tajam, jadi jangan kaget hewan ini bisa mendengar gerakan serangga di bawah tanah.

Lidah super lengket

Babi Tanah membongkar sarang rayap untuk mendapatkan serangga yang enak di dalamnya. Nah, begitu sarang terbuka, Babi Tanah langsung menjilati mangsanya.

Kekuatan lidahnya tak main-main. Farndon dalam bukunya menuliskan, Babi Tanah punya lidah super lengket sepanjang 30 sentimeter di bagian moncongnya. Dengan panjang lidah lengket yang mencapai setengah meter itu, Babi Tanah bisa leluasa menyusupi gundukan sarang serangga dan mendapatkan makanannya.

Tidak mengunyah

Babi Tanah memakan mangsanya tidak dikunyah seperti umumnya hewan. Hewan ini langsung menelan mangsanya. Dengan lidahnya yang lengket dan panjang, maka memungkinkan hewan tersebut untuk mengamankan mangsanya sampai ke dalam perutnya.

Gali lubang

Babi Tanah tinggal di dalam liang bawah tanah. Hal ini sekaligus untuk menghindari predator. Misalnya, jika ada singa, Babi Tanah akan menggali lubang dengan kukunya yang kuat untuk bersembunyi.

Lebih cepat dari sekop

Yudis Atmi Laras menuliskan kekuatan lain dari Babi Tanah adalah lengan dan kukunya. Hewan ini sangat ahli menggali dan membuat lubang, sebab sangat cepat melebihi beberapa orang menggali dengan sekop. (asp)

By | 2019-02-15T20:49:32+00:00 Februari 4th, 2019|Artikel|0 Comments

Leave A Comment