Homesick Syndrome

//Homesick Syndrome

Homesick Syndrome

Vilovers pernah dengar istilah homesick? Atau bahkan pernah merasakannya sendiri? Ketika bekerja, kuliah atau sekolah di luar kota atau luar negeri, tak jarang kita merasakan homesick. Merindukan rumah, orangtua, kakak adik. Apakah merasakan homesick itu normal atau wajar?

Dilansir dari laman CNN, para ahli menganggap bahwa homesick pada dasarnya bukanlah gangguan emosi atau penyakit mental apa pun. Homesick berasal dari kebutuhan naluriah seseorang akan kasih sayang, perlindungan, dan rasa aman. Menurut Josh Klapow, seorang psikolog klinis dan profesor di University of Alabama’s School of Public Health, Amerika Serikat, ketiga rasa tersebut sangat identik dengan rumah. Itulah mengapa ketika seseorang tidak mendapatkan ketiganya dari lingkungan baru, ia akan mengalami homesick.

“Anda merasa benar-benar kehilangan apa yang disebut dengan rumah. Anda kehilangan rutinitas normal dan ruang sosial yang besar untuk bertahan hidup,” tutur Josh.

Lalu bagaimana sikap kita yang sudah menjadi orangtua, menghadapi anak kita yang sedang homesick di kejauhan sana? Yuk simak tips berikut :

  • Hindari mengungkapan perasaan rindu dan cemas berlebihan. Ketimbang selalu mengungkapkan hal itu, nyatakanlah kalimat-kalimat optimis yang bisa membangkitkan semangat anak Anda. Tanyakan tentang pengalaman anak saat berada di sana.
  • Jangan selalu mengandalkan sambungan telepon atau video call, sebab keduanya bisa memicu kerinduan yang mendalam. Bahkan, saat satu pihak terdengar atau terlihat menangis, pihak lainnya bisa terpengaruh untuk menangis.
  • Ingatkan anak untuk selalu mencari teman dekat agar dirinya tidak kesepian dan selalu berusaha untuk tidak putus komunikasi dengan teman-temannya di kampung halaman. Semakin cepat ia mendapatkan teman, maka makin mudah ia untuk beradaptasi.
  • Hindari membuat janji-janji yang cenderung bikin anak terus menanti janji itu. Sehingga, ia tidak akan fokus terhadap keadaan sekitar yang seharusnya lebih ia pedulikan.

By | 2019-02-15T20:50:19+00:00 Januari 30th, 2019|Artikel|0 Comments

Leave A Comment