Makanan laut yang sebenarnya mengandung banyak kandungan gizi yang baik seperti protein dan kalium, justru seringkali dianggap berbahaya karena pencemaran laut seperti limbah pabrik. Padahal ikan laut memiliki sumber lemak tak jenuh yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan perkembangan otak.

Hewan-hewan laut dapat menyaring polutan dalam laut, sehingga tubuh hewan-hewan laut tersebut jadi tercemar kandungan logam berat seperti merkuri. Hewan seperti kerang, abalone, scallop, tiram, udang, lobster, kepiting, cumi-cumi dan gurita adalah beberapa hewan-hewan laut yang dapat menyerap merkuri.

Hal ini lah yang menjadi penyebab enggannya orang-orang menikmati makanan laut, terlebih lagi Ibu hamil yang harus berhati-hati dalam memilih makanan untuk gizi kandungannya. Menurut FDA (US Food and Drug Administration), manusia memiliki toleransi kadar merkuri hingga 200 gram daging ikan per minggunya.

Merkuri dan kandungan cemar lainnya dari laut memang berbahaya bagi tubuh kita, namun tubuh kita pun tak lantas menjadi lemah karena makanan laut yang tercemar. Jangan lantas takut untuk mengonsumsi makanan laut, karena banyak sekali manfaat yang bisa Kamu dapatkan dari hewan-hewan laut tersebut. Cuci bersih setiap makanan laut yang hendak dimasak dan dikonsumsi dan yang terpenting konsumsilah makanan-makanan laut dalam keadaan masih segar.