Handphone merupakan barang yang wajib dibawa kemanapun orang bepergian. Dengan kecanggihan digital di zaman sekarang, handphone dapat membayar semua keperluan kita melalui mobile banking atau aplikasi-aplikasi lain yang menawarkan cashback sehingga orang sudah tidak khawatir lagi jika dompetnya ketinggalan. Namun, agar dapat terus digunakan saat bepergian handphone harus di charge sampai baterai nya penuh. Keperluan ini seringkali dianggap seperti sesuatu yang sepele sehingga masih banyak orang yang tidak memperhatikan secara detail mengenai hal yang harus dilakukan dan yang harus dihindari.

Pernahkah saat sedang telponan tiba-tiba handphone anda low bat (low battery)? Apa yang anda lakukan? Hal yang sebaiknya anda lakukan adalah untuk langsung charge handphone, namun ingat untuk mematikan telepon terlebih dahulu dan hindari untuk menerima telpon kembali selama handphone masih ter-charge. Kasus mengenai handphone yang terbakar karena handphone digunakan saat di charge itu benar adanya. Selain efek radiasi yang berdampak negatif bagi kita, panas yang dihasilkan dari kegiatan telepon dan panas yang dihasilkan dari listrik saat sedang nge-charge akan memicu handphone untuk terbakar.

Usahakan untuk mencabut handphone setelah baterainya penuh, jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lama karena kedua hal ini dapat merusak kinerja handphone. Jika terlalu cepat mencabut handphone sebelum baterainya penuh, ada kemungkinan besar baterai handphone akan mudah bocor. Jika terlalu lama apalagi sampai ditinggal tidur semalaman, panas dari radiasi akan terserap secara berlebihan ke dalam handphone dan tentunya dapat berpengaruh terhadap kinerja handphone yang akan menurun.

Lepaslah silikon handphone saat sedang di charge! Panas yang dihasilkan saat sedang di charge dapat mengepung disekitar handphone dan suhu tersebut dapat terendap sehingga hal ini tentunya bukan merupakan hal yang bagus untuk kesehatan handphone !