Kuliner Jepang identik dengan makanan mentah, mulai dari sushi, sashimi, sampai ika ikizukuri. Alasan utama makanan jepang disajikan mentah adalah agar nutrisinya tetap terjaga dan masih fresh saat dimakan. Tapi, bukan berarti makanan mentah juga aman ketika dikonsumsi begitu saja. Ada juga lho efek berbahaya dari mengonsumsi makanan mentah, apa saja itu? Berikut ini penjelasannya.

Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa, mengonsumsi makanan mentah akan membuat naiknya homosistei, sejenis asam amino yang memiliki kaitan dengan penyakit jantung. Efeknya juga akan berpengaruh terhadap kadar kolesteros serta trigliserida seseorang. Hal itu terjadi akibat memakan makanan yang belum diolah atau mentah.

Mengganggu Sistem Pencernaan

Makanan mentah, khususnya daging dan sayuran akan cenderung sulit dicerna oleh tubuh. Hal itu karena keduanya memiliki selulosa dan serat yang dominan, sehingga akan sulit untuk dicerna. Berbeda dengan hewan yang dapat mencerna segala makanan yang masuk, manusia lebih rapuh. Akibatnya kita bisa merasakan kembung, sembelit bahkan sampai obesitas.

Mengandung Bakteri dan Parasit

Makanan mentah khususnya daging biasanya menyimpan bakteri dan parasite didalamnya. Ketika kta mengonsumsinya, maka bakteri dan parasite tersebut akan masuk ke dalam tubuh kita. bakteri serta parasite tersebut dapat menyebabkan orang yang mengonsumsinya  keracunan. Apalagi daging dari ikan air tawar, seseorang dapat menderita masalah saraf karena ikan air tawar mentah mengandung toksin alami yang disebut ciguatera.

Sebenarnya, mengonsumsi daging mentah seperti sushi dan sashimi memang bagus, karena kandungan gizi dari ikan tidak akan hilang. Namun, kalau kita memakan makanan mentah yang kita tidak tahu seberapa bersih makanan tersebut, justru akan membahayakan tubuh kita. sebaiknya kita mengurangi porsi dalam memakan makanan mentah dari pada kesehatan kita harus dikorbankan. Hidup akan lebih sehat bersama Vicenza.