Selama kita hidup, rasanya hampir mustahil kita selalu melewati setiap detik dengan perasaan bahagia tanpa merasakan perasaan lain sedikitpun. Hampir setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa yang sulit dalam hidupnya, baik itu berskala ringan, sedang ataupun berat. Nah, beberapa orang pun mungkin tidak dapat menanggapi dan melewatinya dengan mudah sehingga dapat menyebabkan trauma psikis dalam jangka waktu yang panjang.

Trauma sendiri merupakan kejadian di mana kita tidak bisa melepaskan diri dari memori kejadian buruk di masa lalu. Ada beberapa macam trauma yang sering dialami oleh sekelompok orang. Pertama adalah kekerasan fisik sebagai salah satu penyebab yang rentan dialami oleh kebanyakan orang, baik perlakuan kekerasan fisik itu dilakukan orang tua pada anak, suami pada istri, sebaliknya, ataupun teman sendiri. Selain fisik, kekerasan emosional atau bullying juga dapat menyebabkan trauma karena menerima penuntutan untuk menjadi seseorang yang berbeda terlalu keras.

Tenang saja, hal ini sangatlah wajar untuk dialami, yang penting untuk kita ketahui adalah cara untuk mengatasi trauma.

Bersikaplah terbuka dengan cara tidak menutup-nutupi peristiwa. Maafkan diri sendiri secara perlahan agar kepercayaan diri dapat kembali tumbuh secara perlahan. Curahkan perasaan pada orang-orang terdekat sebagai salah satu cara untuk membuat perasaan menjadi tenang dan tentram. Selain bercerita pada orang-orang terdekat, kita juga dapat mencurahkan perasaan melalui menulis, melukis, ataupun melakukan kegiatan yang kita gemari.

Hampir sama seperti bersikap terbuka, hadapilah rasa takut ! Kita dapat menurunkan produktivitas sehari-hari kita jika kita menanamkan rasa takut yang berlebihan. Sulit rasanya untuk berubah menjadi sesuatu yang baru jika kita saja tidak berani untuk mencoba. Bukankah begitu ?

Rutin melakukan meditasi ! Selain dapat menumbuhkan pikiran positif, kita pun dapat merasa lebih semangat menjalani aktivitas sehari-hari. Beda halnya dengan pikiran negatif yang dapat memicu perasaan cemas, stres, bahkan depresi.

Terakhir, ingat untuk selalu bersyukur. Sadarilah bahwa setiap manusia mempunyai permasalahan hidupnya masing-masing dan jika diatas langit masih ada langit. Masih banyak orang di luar sana yang pasti mengalami masalah yang lebih besar. Tetaplah bersyukur !