Mengalami nyeri pada bagian perut bawah ketika periode menstruasi ? Tenang saja, hal ini dialami oleh kebanyakan wanita. Sebenarnya, otot dinding rahim wanita mengalami kontraksi yang sangat lembut setiap saatnya sampai tak terasa. Namun, pada periode menstruasi, proses menggugurkan pembuluh darah yang menebal pada dinding rahim menyebabkan kontraksi yang semakin kencang sehingga rasa nyeri seringkali dialami.

Rasa nyeri ini pastinya mengganggu jalannya hari, hal ini tercermin pada Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang mengatakan bahwa pekerja perempuan tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua haid jika nyeri haid dirasakan. Tentunya para pekerja perempuan suka memanfaatkan hari cuti tersebut untuk beristirahat di rumah, namun jika keadaan memaksa kita untuk masuk ke kantor karena ada pekerjaan yang sifatnya mendesak, kita pun harus melawan rasa sakit tersebut.

Air hangat mempunyai beberapa peran yang penting untuk dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri haid. Mulai digunakannya untuk mengompres perut bagian bawah menggunakan handuk atau botol karena dengan begitu otot di sekitar abdomen akan menjadi lebih rileks, sampai untuk dikonsumsi. Perbanyak minum putih dan air hangat dapat menciptakan rasa yang nyaman saat haid karena saat haid tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan daripada biasanya sehingga keseimbangan harus tetap dijaga.

Jangan melakukan diet saat haid sedang berlangsung, karena pola makan yang teratur dapat membantu mengurangi risiko nyeri saat haid. Jika diperlukan, perbanyaklah porsi makan untuk memperoleh energi yang lebih. Selain itu, usahakan lah untuk bergerak walaupun terasa tidak memungkinkan karena olahraga seringan apapun dapat memperlancar peredaran darah.

Hal yang seringkali kurang diperhatikan oleh kebanyakan wanita adalah memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi saat haid. Makanan berlemak tinggi dan yang mengandung MSG serta bahan pengawet lainnya sebaiknya dihindari. Nanas, brokoli, pisang, dark chocolate, salmon dipercaya sebagai makanan yang dapat mengurangi rasa nyeri. Minuman yang mengandung alkohol, soda, kopi sebaiknya dihindari juga. Susu, yogurt, jahe, lemon dapat diminum untuk mengurangi rasa haid. Selain itu, jamu kunyit asam yang dibuat sendiri di rumah juga sangat berpengaruh untuk meredakan nyeri haid.

Jika nyeri haid menyerang kembali, tidak perlu takut lagi. Hari-hari tetap dapat dijalani seperti biasanya 🙂