Jakarta sebagai Ibu Kota Indonesia yang memiliki banyak tempat untuk melakukan segala kegiatan mulai dari aktivitas pendidikan, pekerjaan sampai ke hiburan membuat wilayah Jakarta selalu dipadati dengan orang-orang dan juga kendaraan. Kondisi jalanan Jakarta yang sangat dipadati oleh kendaraan sehingga menyebabkan macet pasti membuat banyak orang menjadi malas untuk membawa kendaraan pribadi. Bagaimana rasanya jika kita sudah melakukan aktivitas selama seharian penuh dan harus kembali pulang melewati kemacetan dengan menyetir kendaraan pribadi ? Pasti melelahkan sekali bukan ?

Ada beberapa opsi yang dapat kita pilih, seperti naik kendaraan umum yang difasilitasi oleh pemerintah seperti kereta, bus, dan juga kendaraan umum yang baru saja diluncurkan yaitu MRT. Namun, saat menaiki kendaraan umum, kita harus mengikuti jadwal yang telah ditetapkan. Apa jadinya jika kita mempunyai meeting yang harus kita hadiri dengan jangka waktu yang cepat ? Kebanyakan orang sekarang lebih memilih untuk mengeluarkan uang yang lebih banyak namun mendapatkan kenyamanan yang maksimal. Oleh karena itu, hadir lah taksi online yang dapat diakses dengan mudah. Bagi beberapa orang layaknya pria mungkin menaiki kendaraan ini tidak ada masalah, namun bagaimana dengan perempuan yang harus lebih menjaga diri ?

Baru-baru ini tepatnya pada tanggal 10 Februari 2020, akun instagram @dramaojol.id menghebohkan semua pelanggan taksi online dengan ceritanya yang di upload ke instagram. @dramaojol.id mengunduh story salah seorang pengguna taksi online dengan akun instagram @tiannwu yang menceritakan salah satu pengalaman tak terlupakannya menggunakan taksi online.

Singkat cerita, penumpang memesan taksi online untuk 2 tujuan, dimana tujuan pertama adalah ke kantor penumpang di daerah Dharmawangsa untuk menjemput salah seorang temannya, lalu tujuan kedua adalah ke wedding expo di ICE BSD. Sejak pertama kali mendapatkan driver, feeling penumpang sudah mulai tidak enak karena membutuhkan waktu yang lama bagi driver untuk sampai ke lokasi pick up yang sebenarnya dekat. Saat sudah jalan, penumpang yang pastinya sudah hafal jalan menuju kantor yaitu pada satu titik harus melakukan putar balik, driver tetap jalan lurus dan saat ditegur pun driver tetap memaksa untuk lurus dengan alasan hanya mengikuti peta.

Tak lama kemudian, penumpang mendengar suara HT atau suara dari handphone dimana kata-kata yang penumpang dengar hanyalah “point 1 masuk, masuk 1.” setelah mendengar beberapa kata tersebut penumpang pun menjadi merinding dan driver pun mulai melirik ke arah penumpang berkali-kali. Setelah itu, driver pun melewati jalan yang semakin salah yang tidak sesuai dengan jalan yang diketahui oleh penumpang yaitu masuk ke tol arah merak dan saat ditegur kembali untuk putar balik karena sudah salah jalan, driver yang masih berbisik-bisik ke HT atau handphone itu tiba-tiba ngerem mendadak seperti mempunyai tujuan ingin menjatuhkan handphone dan barang-barang lainnya yang dibawa oleh penumpang.

Hal yang sangat disyukuri adalah penumpang ingat bahwa dalam aplikasi taksi online ada tombol emergency yang dapat ditekan sehingga penumpang langsung terhubung dengan emergency care nya. Saat itu juga, operator pihak taksi online mendengarkan seluruh keluhan penumpang dan driver yang terlihat panik pun langsung menurunkan penumpang di pinggir tol. Emergency care dari pihak taksi online pun dinilai sangat bertanggung jawab oleh penumpang karena telepon tidak dimatikan sampai penumpang dijemput oleh armada lain sampai ke tempat yang aman.

Kisah nyata menyeramkan yang baru saja terjadi ini baiknya dijadikan pelajaran bagi kita terutama yang sering menggunakan taksi online untuk selalu berwaspada. Bisa dengan mengingat bahwa aplikasi dilengkapi dengan emergency care juga selalu siap membawa alat-alat tertentu untuk menjaga diri. Selalu jaga keselamatan ya Vilovers 🙂